Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/slametry/public_html/aidsjogja/wp-settings.php on line 472

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/slametry/public_html/aidsjogja/wp-settings.php on line 487

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/slametry/public_html/aidsjogja/wp-settings.php on line 494

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/slametry/public_html/aidsjogja/wp-settings.php on line 530

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/slametry/public_html/aidsjogja/wp-includes/cache.php on line 103

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/slametry/public_html/aidsjogja/wp-includes/query.php on line 21

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/slametry/public_html/aidsjogja/wp-includes/theme.php on line 623
AIDS Jogja » HASIL DAN REKOMENDASI PNHR-2 MAKASSAR

AIDS Jogja

June 20, 2008

HASIL DAN REKOMENDASI PNHR-2 MAKASSAR

Filed under: Data — Administrator @ 8:54 am


HASIL DAN REKOMENDASI

PERTEMUAN NASIONAL HARM REDUCTION KE-2

MAKASSAR, 16 – 18 JUNI 2008

 

HASIL 

PNHR-2 menghasilkan :

1. Kesepakatan yang dirumuskan dan ditandatangani oleh 46 Wakil Pemerintah Kabupaten/Kota yang dinyatakan dalam komitmen dengan nama ”TEKAD MAKASSAR” yang berisi sebagai berikut:

 

Kami selaku Pimpinan Daerah yang hadir dalam Executive Meeting Pertemuan Nasional Harm Reduction II menyatakan tekad bersungguh-sungguh untuk:

 

1.      Menyadari sepenuhnya peran strategis sebagai Pimpinan Pemerintah Daerah yang mengemban amanat rakyat untuk secara langsung terlibat dalam menggerakkan organisasi KPA di daerah, mengambil inisiatif serta memberikan keputusan nyata dalam memimpin upaya penanggulangan AIDS di Kabupaten/Kota.  

 

2.      Mewujudkan kebijakan yang berpihak kepada korban atau kelompok masyarakat terdiskriminasi dengan melibatkan komunitas Persaudaraan Korban Napza Indonesia dan/atau kelompok terdiskriminasi lainnya di kota/kabupaten dalam perumusan peraturan / kebijakan di daerah serta dalam pengawasan implementasinya.

 

3.      Mewujudkan hak-hak para Pengguna Napza atas layanan sosial dan kesehatan yang berkualitas, komprehensif serta terjangkau oleh seluruh warga di kabupaten/kota dengan meningkatkan jumlah serta menjamin ketersediaan layanan sosial, layanan pencegahan yang effektif seperti layanan jarum suntik steril, layanan substitusi oral, layanan test HIV serta layanan kesehatan termasuk penyediaan ARV kepada pengguna yang membutuhkan.

 

4.      Meninggalkan segala bentuk diskriminasi & kriminalisasi serta penyangkalan para Pengguna Napza dari hak sipil mereka sebagai warga Negara dengan memobilisasi seluruh masyarakat dalam kabupaten/kota untuk melaksanakan gerakan penanggulangan AIDS di daerah.

 

5.      Meningkatkan pelaksanaan program P4GN dengan bentuk-bentuk kegiatan nyata untuk memberantas pasar ilegal Napza yang telah menjerumuskan anak bangsa khususnya generasi muda kita.    

     Demikian rumusan tekad ini untuk disepakati dan dilaksanakan. Bumi Makassar, 16 Juni 2008

 

REKOMENDASI

Rekomendasi yang diusulkan dari rangkuman seluruh sessi adalah sebagai berikut :

  1. Perubahan Undang-Undang Narkotika dan Psikotropika berdasarkan prinsip-prinsip kemanusiaan yang menempatkan pengguna napza sebagai korban.
  2. Pengorganisasian di kalangan komunitas pengguna napza dan masyarakat sipil merupakan kunci keberhasilan dalam mengintegrasikan pengguna napza ke dalam masyarakat untuk mendapatkan hak-haknya.
  3. Pelayanan kesehatan bagi pengguna napza merupakan kebutuhan mutlak yang harus segera disediakan di tiap kota/kabupaten secara mudah, murah, dan berkualitas.

 

 

     

 

No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Leave a comment

Powered by WordPress